Pecahan Rekor, Griya Tawang Arc by Crown Group Terjual Rp 55 Miliar |


Crown Group mampu membukukan penjualan yang positif pada pertengahan Februari dan awal Maret 2020

LUAR NEGERI –Crown Group mampu membukukan penjualan yang positif pada pertengahan Februari dan awal Maret 2020 lalu. Menurut Direktur Sales & Marketing dan COO Crown Group, Prisca Edwards, hasil penjualan Februari yang sangat kuat itu menunjukkan bahwa pembeli masih ada dan melihat daya tarik dari properti dengan harga yang menarik.

Dikatakan Prisca Edwards, pada awal bulan Maret, unit griya tawang Arc by Crown Group yang memiiki pemandangan menakjubkan ke seluruh penjuru kota dan Pyrmont Bay telah terjual senilai Rp. 55 milyar. Catatan ini mencetak rekor penjualan baru di menara hunian ikonik yang terletak di Clarence Street.

Sementara Infinity by Crown Group di Zetland pada bulan Februari, berhasil menjual apartemen senilai Rp. 100 milyar kepada pembeli di luar negeri. Di antara yang berhasil terjual adalah unit griya tawang yang mampu terjual hanya dalam waktu 6 jam, mencatatkan harga penjualan tertinggi senilai Rp. 41 milyar di wilayah Zetland.

Sebelumnya Waterfall by Crown Group yang baru saja selesai dan Mastery by Crown Group (selesai pada tahun 2022), keduanya terletak di pinggiran Waterloo juga terjual senilai Rp. 30  milyar kepada pembeli luar negeri.

Hasil positif juga berlanjut pada awal bulan Maret yakni Mastery by Crown Group yang berhasil mencatat nilai transaksi hampir Rp.90 milyar untuk unit apartemen off-the-plan. Hasil ini diperkirakan akan terus melonjak, dengan suku bunga yang akan kembali turun dan nilai tukar  dolar Australia yang menawarkan peluang besar bagi pembeli asing untuk mendapatkan penawaran bagus.

Prisca Edwards mengatakan tim penjualan telah melihat adanya peningkatan minat pembeli luar negeri terhadap properti Sydney sejak akhir tahun lalu. Para pembeli menikmati suku bunga terendah dalam sejarah saat ini dan sepertinya ada pemotongan lebih lanjut ke depan. Pembeli luar negeri sekarang melihat peluang untuk mengambil keuntungan dari perubahan nilai dolar Australia untuk mendapatkan nilai tukar mata uang yang lebih menguntungkan.

“Pembeli luar negeri kami membeli untuk masa depan, untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka. Mereka melihat properti sebagai opsi investasi yang disukai. Bagi beberapa orang, kepemilikan properti juga dilihat sebagai simbol status. Bagi mereka, Australia adalah pilihan yang jelas karena Australia adalah negara barat terdekat dengan Asia, dengan cuaca yang sangat baik, sistem perawatan kesehatan yang komprehensif, lingkungan politik yang relatif stabil, dan zona waktu yang sama. Kami berharap akan melihat lebih banyak penjualan dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Prisca dalam keterangannya.

Prisca Edwards menegaskan bahwa ini adalah tanda pasar properti Sydney sedang berkembang, terutama untuk pasar kelas atas. Dikatakannya, Crown Group memiliki koleksi griya tawang yang terbatas. Sekarang hanya tersisa empat unit untuk dijual di tiga proyek hunian di Sydney, setelah dua unit yang spektakuler terjual dalam sebulan terakhir.

Arc by Crown Group memiliki 148 unit apartemen dan hotel SKYE Suites Sydney di lantai bawah, dan kawasan ritel serta kuliner baru yang sering disebut sebagai Skittle Place. Terletak di lantai teratas, griya tawang di lantai 28 ini memiliki pemandangan kota yang memukau ke segala arah, dari masing-masing tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi, ruang tamu yang luas serta dikelilingi oleh fitur air yang menenangkan dan balkon.

Dua griya tawang lainnya berada di hunian vertikal baru  bertemakan Jepang di Waterloo, Mastery by Crown Group yang menawarkan beberapa unit griya tawang. Ini adalah satu-satunya di Sydney yang menampilkan pemandian tradisional hinoki ala Jepang dan dirancang oleh arsitek Jepang, Kengo Kuma dan Koichi Takada, serta arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller.

Pengembangan lima menara hunian ini akan memiliki pusat kuliner Jepang pertama di Sydney, lengkap dengan fasilitas resor khas Crown Group termasuk kolam renang atap tanpa batas, gimnasium, spa, bioskop mini, ruang komunitas, dan kawasan ritel di lantai dasar. Dua griya tawang tersebut dihargai mulai Rp. 37,8 milyar hingga Rp. 49 milyar.

Source link

Please follow and like us:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *