Fokus Siapkan Rest Area Di Arus Mudik, Jasa Marga Tunda Bangun Hotel Tol |


PT Jasamarga Properti menunda rencana pembangunan tiga hotel di tempat istirahat dan pelayanan (TIP.(industry.co.id)

INFRASTRUKTUR – PT Jasamarga Properti, anak usaha PT Jasa Marga Tbk., akan memprioritaskan pembangunan tempat istirahat dan pelayanan untuk mudik Lebaran, dan menunda pembangunan tiga hotel di tiga ruas jalan tol Trans-Jawa.

GM Tempat Istirahat dan Pelayanan PT Jasamarga Properti Hubby Ramdani menyebut, jika rencana pembangunan tiga hotel di tempat istirahat dan pelayanan (TIP) jalan tol Batang—Semarang, Solo—Ngawi, dan Mojokerto—Surabaya belum dimulai. Perusahaan memprioritaskan penyelesaian TIP tahun ini.

“Belum pada tahun ini (pembangunan hotel). Kami masih fokus menyelesaikan TIP yang ada di sepanjang Trans-Jawa, dan persiapan arus mudik Lebaran 2019 terlebih dahulu,” ujarnya dilansir Bisnis.com, Selasa (12/3).

Pembangunan hotel bujet itu rencannya dilakukan di TIP dengan luasan sedikitnya mencapai 6 hektare. Biaya pembangunan hotel di ruas tol milik induk usahanya tersebut diperkirakan menghabiskan Rp30 miliar per unit.

Nantinya, hotel tersebut akan digunakan bagi pengguna jalan tol yang ingin beristirahat, dan dikenakan biaya Rp300.000 per 6 jam. Adanya pembatasan per 6 jam karena hotel bujet diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara, bukan untuk menginap.

Walaupun lahan pembangunan tiga hotel itu sudah disiapkan, namun proses pengembangan serta kajian finansial masih disesuaikan dengan peraturan menteri dan persetujuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengusulkan, agar PT Jasa Marga Tbk. bisa membangun hotel di tempat istirahat di ruas-ruas tertentu di jalan tol Trans-Jawa, agar bisa digunakan oleh pengguna jalan yang ingin beristirahat.

Perubahan target dan rencana pembangunan hotel bujet di tiga jalan tol itu, mundur karena PT Jasamarga Properti masih fokus menyelesaikan 25 TIP tipe A di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya.

Selain itu, Hubby mengaku bila pembangunan tiga hotel ini akan berdampak signifikan pada pengurangan kapasitas parkir TIP yang akan segera digunakan pada kegiatan arus balik Lebaran 2019.

“Pasca peak season Lebaran 2019, akan kami finalisasi dan ajukan ke Kementerian PUPR. Nanti, untuk scheduling-nya, akan kami sesuaikan dengan jadwal Lebaran 2020, karena ketika konstruksi akan mengurangi kapasitas parkir TIP,” pungkasnya. (Artha Tidar)

Source link

Please follow and like us:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *